Writing is how I express what I see, what I do, what I read and what I feel.

5.7.17

Saudara Tapi Tak Sedarah

5.7.17 Posted by Agnes Devita , , , , 17 comments
Pernah nggak kalian menganggap teman-teman dekat kalian seperti saudara?
Mungkin awalnya nggak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa mereka hadir di hidup kita dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Mereka tau kebiasaan, makanan atau minuman favorit, bahkan aib-aib kita pun mereka tau, sudah seperti keluarga :) .
 Salah satu kebahagiaan tersendiri karena mereka tercipta untuk ditakdirkan menjadi teman baik yang selalu mensupport, menasihati, mengerti, dan memahami apapun keadaan kita. Saya ingin sedikit menceritakan bagaimana saya bisa bertemu dengan mereka, para pejuang yang hebat dan tangguh, salah satu bagian dari saudara tapi tak sedarah di hidup saya. 
(Mei akhir di tahun 2015)
Salah seorang teman saya sewaktu SMK menawarkan sebuah kesempatan yang berharga untuk dilewatkan, yaitu menjadi salah satu bagian dari keluarga Kampoeng Sinaoe (KS).Awal-awal di KS saya merasa nggak kenal siapa-siapa (yaiyalah), selain dua orang. Yaitu, teman saya dan guru saya (Founder KS). Disana saya membantu untuk mengurus administrasi, dan beruntungnya , saya juga diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan belajar disana. Padahal, dulu waktu jaman SMK saya memang pengin banget belajar disana, tapi memang niatnya belum 100% hehe, nggak ada teman untuk pergi kesana karena memang jaraknya cukup jauh dari rumah. 
Di Kampoeng Sinaoe, saya melewati momen-momen yang bisa dibilang priceless. Apalagi kegiatan rutinan seperti Belajar ke tempat-tempat bersejarah, liburan sambil belajar di alam bebas, dan kegiatan kerohanian (ini favorit dan selalu saya tunggu tiap tahunnya), yaitu di bulan Ramadhan ada kegiatan Maleman di Malam Lailatul Qodar, dan Halal bi Halal pada hari raya Idulfitri .
Salah satu momen menarik di tahun ini bersama KS adalah Halal bi Halal, ya, ini menjadi pertama kali Halal bi Halal bersama mereka. Dan sekali lagi, ini menjadi agenda favorit di KS yang saya tunggu. Pada tahun itu Idulfitri jatuh pada bulan Juli, saya bergabung pada Mei akhir.  Bagi saya, itu waktu yang sangat singkat untuk mengenal mereka satu persatu dan menjadi akrab setelahnya. Jadilah di hari itu, hari yang nggak pernah kebayang, Halal bi Halal bersama orang-orang yang belum akrab, bahkan mau ngobrol pun bingung karena belum  tau alur cerita mereka. (alasan aja emang) :D. Akhirnya, sampai tujuan rumah terakhir kita bersilaturahmi, saya dapat cair bersama suasana yang ada (ngelakuinnnya agak berat) hehe.
 
with KS 2015
Halal bi Halal with KS tahun 2015. Coba tebak saya yang mana?
Clue: yang paling polos xD


(2016)
Alhamdulillah tahun ini, saya belajar tentang banyak hal. Dari yang namanya sopan santun, bersikap jujur,bertanggung jawab dalam melakukan hal, mandiri, ketangguhan serta istiqomah (terus menerus tanpa putus) dalam belajar. Beberapa hal tersebut ada di diri mereka, yang awalnya ditularkan dari dua orang yang kompak, sepasang suami istri yang berani “melawan arus” dan menurut saya sangat antimainstream. Hehe. Mereka (red: saudara KS) memberi banyak pelajaran tentang bagaimana menjalin hubungan sosial yang baik, terutama tentang kehidupan. Apalagi yang namanya “tangguh”, ini bener-bener di luar dugaan saya, karena selama di KS, saya belajar dari jam 8 sampai 10 malam. :D hehehe. Bukan main kan, ini pengalaman yang seru dan menegangkan karena dengan jarak dari KS ke rumah membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit (kalau pulang) karena nggak macet, kalau berangkat bisa memakan waktu kurang lebih 45 menit. :D

Jika tahun kemarin saya masih malu-malu, hehe. Tahun 2016 ini saya senang bisa membaur dengan mereka, apalagi dikelilingi orang-orang dengan usia yang berbeda-beda pula. Disini, saya jadi punya mbak dan mas (panggilan untuk perempuan dan laki-laki yang lebih tua dalam bahasa jawa), dan tidak lupa juga bertambah pula adik-adik saya, karena saya masuk di kelas yang mayoritas mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA, sedangkan saya dan salah satu teman (ini berbeda dengan teman yang menawarkan saya di KS pertama kali) adalah yang paling “tua”.

Karena sudah bisa nyambung dengan mereka, Halal bi Halal yang kedua semakin seru, apalagi kali ini bertepatan dengan tanggal lahir saya, dan yang menghadiri juga lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Halal bi Halal with KS tahun 2016. Tebak lagi saya yang mana?
Sudah mulai kelihatan sifat aslinya xD


(2017)
Tahun ketiga bersama “saudara tak sedarah” saya kali ini tak kalah berkesan. Makin erat persaudaraannya, makin banyak hal-hal yang sudah dilewatkan bersama, makin 
“gila” juga (dalam hal baik). Hehe.

Ternyata, sudah lebih dari tiga tahun berada di KS, sebenarnya terasa masih sebentar, apalagi melihat kakak-kakak alumni yang “berjuang” lebih lama daripada saya, kalau dilihat ya saya masih secuil menghabiskan waktu disini. Karena memang suasanya yang tidak biasa, bisa didapatkan di KS ini.
Dengan berbagai agenda yang bermanfaat, saya bisa mengikuti bermacam-macam event dan bisa bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi. Baru-baru ini saya ikut berpartisipasi dalam acara sahur bersama Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, benar-benar sesuatu yang mengesankan untuk saya.

Tepat kali ketiga saya mengikuti Halal bi Halal bersama mereka, dan Alhamdulillah sekali makin banyak dari sebelumnya.
 
Halal bi Halal with KS tahun 2017. Tuh makin rame kan :)
coba tebak lagi saya yang mana? hehe

 Terimakasih untuk setiap memori yang pernah kalian berikan kepada saya, untuk Bapak dan Ibu yang sudah memberikan banyak sekali kesempatan untuk saya. Tempat ini sangat “bersejarah” bagi saya pribadi.

Kalian terlalu banyak, jadi agak susah untuk menyebutkan. hehehe.  Intinya, terimakasih semuanya <3.


PS: Kalian juga punya saudara tak sedarah juga? Yuk share cerita kamu di kolom komentar? :)

30.12.15

Dream Catcher

30.12.15 Posted by Agnes Devita No comments
     Apapun yang datang, nanti akan ada saatnya untuk pergi. Semua di dunia ini bersifat sementara, entah harta, seseorang, benda berharga, waktu, bahkan tahun. Karena, sesuatu menjadi lebih berharga dan terasa sangat berarti ketika itu sudah tiada dan meninggalkan kita. Kalian merasa nggak sih kalau khususnya tahun ini berjalan begitu cepat? Kalau saya merasakannya, atau memang tahun tahun sebelumnya begitu ya. hehe. 

     Di tahun ini rasanya banyak sesuatu yang mengejutkan dari -Nya, tak henti hentinya mengalir dan menghantam untuk membuat diri saya lebih kuat dan kuat lagi. Saya tahu bahwa masih banyak yang jauh lebih kuat daripada saya dalam menghadapi ujian dan masalah hidup yang keras  ini.

     Tapi, untuk kali ini saya tidak akan membahas tentang masalah, cobaan atau hal hal yang menyedihkan. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa manusia tidak bisa terlepas dari masalah, Namun jangan khawatir karena kita punya Yang Maha Pelindung dan Yang Maha Penyayang, Tuhan Yang Maha Esa :)

    Hidup terasa lebih indah apabila kita sering bersyukur, dalam keadaan apapun. Bahagia karena diberi hadiah, sedih karena tertimpa musibah, kecewa karena ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, atau jengkel karena susah move on dari dia,.  Iya, memang SUSAH, sungguh susah. Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba, karena bersyukur itu wajib lho guys, meski sering terlupa, mulai dari sekarang yuk coba bersyukur. Bersyukur itu tanda terima kasih kita kepada Tuhan atas segala rezeki, hidup dan nikmat yang sudah diberikan kepada kita. 

     Kalau boleh tau, apa mimpi kalian? Sudah tercapaikah mimpi kalian di tahun ini?
Selamat ya jika mimpimu telah tercapai, semoga selalu bahagia dan tidak lupa bersyukur, terus kejarlah mimpi-mimpi yang lain ya.
Untuk yang belum tercapai seperti saya ini (hehe), ayo raih terus, semangat dan pantang menyerah untuk mendapatkan itu. Mungkin saat ini belum waktunya, tapi ketahuilah bahwa segala usaha yang telah dilakukan, tidak akan menemui kesia-siaan. Percayalah. Genggam mimpimu, bersungguh-sungguh, berdo'a kepada-Nya, dan suatu saat itu akan terjadi. PASTI. Dan satu hal, SABAR.

       Ya, sabar. Kata yang sering diucapkan di dalam hati namun terkadang meski sudah diniati, susah untuk dijalani. Wah, karena para pemimpi adalah seorang yang pantang menyerah, semua harus dijalani dengan sabar. Semua akan terjadi pada waktunya. Proses membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dan Tuhan tidak akan pernah mengingkari janji-Nya, menggenggam do'a kita yang nantinya akan dilepas pada waktu yang tepat. Karena sukses adalah untuk orang orang yang telah melewati berbagai rintangan, perjuangan dan air mata. 
       
       Satu per satu mimpi itu akan tercapai, dekat dan hanya sejarak 1 jengkal dengan dahi kita (Insp. 5cm). Jatuh bangun yang sudah sangat sering terjadi membuat seseorang menjadi lebih tangguh, dewasa dan bijaksana untuk menghadapi pertarungan hidup ini.

     Irilah kepada mereka yang sudah mencapai mimpinya, bukan maksud iri dan menjadi musuh ataupun tidak suka dengan mereka. Tapi, irilah untuk menjadi motivasi agar bagaimana bisa mimpi mimpi kalian (Red: termasuk saya) bisa tercapai. Belajar dengan sungguh sungguh, tetap rendah hati, dan baik meski orang nggak memperlakukan atau membalas kebaikan kita .

     Seperti saya, yang sekarang (belum) kuliah seperti teman-teman yang beruntung bisa masuk di perguruan tinggi dan swasta, tapi saya tetap bersyukur karena selepas mengemban (red: sekolah) di sebuah sekolah menengah kejuruan, saya melanjutkan hidup saya (hehe) dengan bekerja. Minimal saya tidak minta uang untuk jajan atau kebutuhan saya yang lain kepada orang tua, itu sudah membuat saya lega. Lebih lagi kalau nantinya saya bisa memberi mereka lebih dari jerih payah saya. Dan salah satu mimpi saya adalah membahagiakan keluarga, terutama bapak dan ibu, yang sudah mendidik saya selama ini dengan melanjutkan studi ke perguruan tinggi tanpa membebani mereka. Lantas mimpi tak terhenti, namun harus berusaha lebih keras lagi, dan do'a terus menerus tanpa henti.

       Kalau kata guru saya, "Mintalah yang terbaik pada-Nya." Karena ketika manusia berharap dan berdo'a kepada-Nya, Dia tidak akan mengecewakan kita. Ketika harapan kita tidak terjadi, maka Alloh swt akan memberikan yang terbaik untuk kita.

Pic From: aaigharzahra.files.wordpress.com


       Jangan berhenti untuk bermimpi dan berusaha ya guys. Jatuh bangun itu biasa, kebahagiaan sudah menunggu kita disana :)

        Ayo, kalian punya cerita apa nih tentang mimpi kalian? bisa share disini. Barangkali bisa jadi motivasi dan semangat untuk yang lain.


PS: Anyway, karena dua hari lagi sudah menginjak tahun baru 2016, ayo kita sama sama meraih mimpi untuk masa depan yang lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain. Jadi saya mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU sekarang saja :D

        

19.2.15

The differences of cost and expense (Biaya dan Beban)

19.2.15 Posted by Agnes Devita , 3 comments

Terkadang banyak yang menyebut dua akun ini adalah akun yang sejenis, maksudnya beban = biaya, dan begitu juga sebaliknya. Namun ternyata tidak. Beban dan biaya mempunyai perbedaan, selain perbedaan dari penulisan kata, ternyata beban dan biaya mempunyai perbedaan masing masing meskipun dalam kamus bahasa inggris arti cost dan expense itu sama dengan biaya. Untuk lebih jelasnya saya gambarkan pada tabel berikut ini:


THE DIFFERENCES OF COST AND EXPENSE 
  ditinjau dari 
 cost (biaya)  
 EXPENSE(beban)  


 Pengertian
 Biaya merupakan pengorbanan 
ekonomis yang dikeluarkan 
demi aktiva atau pengorbanan demi 
suatu manfaat tertentu.
Biaya sendiri dikategorikan 
dalam aktiva 
Beban merupakan penurunan 
manfaat ekonomi yaitu berbentuk 
kas keluar atau aktiva berkurang. 
Beban dikategorikan sebagai 
pengeluaran/kewajiban.

 Posisi di 
Laporan 
 Keuangan
 Terletak di neraca
(biasanya berupa biaya yang 
belum terpakai dan dianggap 
mampu memberi manfaat 
sehingga dianggap aktiva)

Contoh: Sewa dibayar di muka
 Terletak di laporan laba rugi
(pengeluaran yang sudah terpakai 
dan dianggap tidak memberi 
manfaat di masa yang 
akan datang)

Contoh : Beban Sewa
 Jumlah 
yang 
dikeluarkan
Jumlah yang dikeluarkan 
dalam rupiah relatif besar 
Jumlah yang dikeluarkan 
dalam rupiah relatif kecil
 Periode 
Akuntansi
 Lebih dari satu tahun
Termasuk dalam akun 
Capital Expenditure 
(Pengeluaran Modal)
Kurang dari satu tahun
Termasuk dalam akun 
Revenue Expenditure
(Pengeluaran Pendapatan)


CONTOH KASUS
 Pada tanggal 1 Oktober 2012 Ny. Linda membayar uang sewa tempat salon "beauty salon" sebesar Rp 3.000.000 untuk satu tahun.

 Berdasarkan contoh kasus di atas, maka bisa dinyatakan bahwa :
  • Pengeluaran pada tanggal 1 Oktober 2012 sebesar Rp 3.000.000 termasuk pengeluaran , diperlakukan sebagai biaya.
    Alasan : karena pengeluaran tersebut dipergunakan untuk mendapatkan suatu manfaat (aktiva), yang berupa hak untuk menggunakan tempat tersebut selama 1 tahun 
Akun yang dibuat pada tanggal 1 Oktober 2012
     Sewa dibayar di muka              Rp 3.000.000
                  Kas                                       Rp 3.000.000

  • Beberapa bulan berjalan, maka sebagaian masa pakai tempat tersebut berkurang dan setiap pengurangan masa pakai gudang diperlakukan/diakui sebagai beban. Sehingga pada tanggal 31 Desember 2012 setelah 3 bulan berjalan, dihitung dari bulan oktober sampai desember, diperlakukan sebagai beban sebesar Rp 750.000
Akun yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2012
     Beban sewa                                Rp 750.000
                  Sewa dibayar di muka               Rp 750.000


Semoga bermanfaat dan bisa memahami tentang perbedaan antara biaya dan beban ☺

sumber : dari berbagai artikel tentang bahasan yang terkait, di google

14.2.15

Seputar Neraca Lajur (Worksheet)

14.2.15 Posted by Agnes Devita , 7 comments
Dilihat dari judulnya saja sudah berat banget gitu ya, "Neraca Lajur". Pada post kali ini, saya akan membahas mengenai "Neraca Lajur"

Neraca lajur itu apa ?
Lalu, tujuan pembuatan neraca lajur pada akuntansi untuk apa ?

Bagaimana langkah - langkah untuk membuat neraca lajur ?

Alright, langsung saja
 
Yang dimaksud dengan neraca lajur adalah, sebuah kertas kerja yang mempunyai beberapa kolom/ berlajur lajur (10 sampai 12 kolom)


Format Neraca Lajur

Tujuan pembuatan neraca lajur 
  1. Memudahkan penyusunan laporan keuangan
  2. Menggolongkan dan meringkas informasi-informasi dari neraca saldo dan semua data, penyesuaian yang akan disiapkan  untuk keperluan penyusunan laporan keuangan yang formal
  3. memudahkan untuk menemukan kesalahan yang mungkin dilakukan dalam membuat jurnal penyesuaian

Langkah langkah penyusunan neraca lajur 
Diharapkan teman teman fokus dengan tahap tahap yang ada


1. Tahap Persiapan  
Yang perlu dipersiapkan pertama tama dalam pembuatan neraca lajur adalah tiada lain tiada bukan adalah lembar kertas/ neraca lajur yang telah diberi berbagai kolom (dari kolom nomor akun sampai neraca)
Yang kedua, Neraca saldo yang seimbang (balance)
Yang ketiga, data penyesuaian

2. Pemberian Judul
Susunannya:
Nama Perusahaan
Jurnal Penyesuaian
Tanggal penyusunan neraca lajur (dd-mm-yy)

3. Isi kolom nomor akun dan nama akun sesuai dengan buku besar yang ada

4. Pengisian Kolom Neraca Saldo
Isi nominal pada kolom neraca saldo berdasarkan saldo akun buku besar (jumlah antara debet dan kredit harus sama)
Kalau tidak sama silahkan di cek kembali dengan kepala dingin ya xD

Note: Apabila pada saat mengerjakan soal sudah tersedia neraca saldo, maka pada saat pembuatan neraca lajur, yang dicantumkan/diisi adalah neraca saldo pada soal.



5. Isi kolom jurnal penyesuaian berdasarkan data penyesuaian yang telah disusun sebelumnya (jumlah antara debet dan kredit harus sama)

6. Pengisian Kolom Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (NSSP)
1. Jika kolom neraca saldo terisi dan kolom penyesuaian tidak    terisi, maka angka NSSP berasal dari angka kolom neraca saldo.

2. Jika kolom neraca saldo tidak terisi dan kolom penyesuaian terisi, maka angka NSSP berasal dari angka kolom jurnal penyesuaian.


3. Jika kolom neraca saldo terisi dan kolom penyesuaian terisi maka :
    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal penyesuaian di kolom debet, maka angka pada NSSP merupakan penjumlahan dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom debet.


    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal penyesuaian di kolom kredit, maka angka pada NSSP merupakan selisih dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom debet.
 
    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom kredit dan nominal di penyesuaian di kolom kredit, maka nominal pada NSSP merupakan penjumlahan dari nominal tersebut, dan diletakkan di kolom kredit.

    •  Jika nominal neraca saldo di kolom kredit dan nominal pada penyesuaian di kolom debet, maka nominal NSSP merupakan selisih dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom kredit

7. Pengisian Kolom Laba Rugi
Pindahkan akun nominal (pendapatan dan beban) pada NSSP ke kolom laba rugi 

8. Pengisian Kolom Neraca
Pindahkan akun riil (harta, utang, modal (termasuk akun prive dan akumulasi penyusutan)) pada NSSP ke kolom neraca

9. Memindahkan Nominal NSSP ke Kolom Laba Rugi dan Neraca
   Laba Rugi
Jumlahkan kolom laba rugi, lalu tulis selisih pada jumlah yang lebih kecil sehingga nanti antara jumlah debet dan kredit sama, dengan ketentuan :
    • Jika debet lebih besar dari kredit, maka selisih tersebut adalah rugi bersih dan diletakkan di kolom kredit 
    • Jika debet lebih kecil dari kredit, maka selisih tersebut adalah laba bersih, dan diletakkan di kolom debet
   Neraca
Jumlahkan kolom neraca, lalu tulis selisih pada jumlah yang lebih kecil sehingga nanti antara jumlah debet dan kredit sama.besar selisih antara debet dan kredit pada kolom neraca harus sama dengan jumlah selisih debet dan kredit pada kolom laba rugi



silahkan zoom out


 Semoga bermanfaat kalian yang sedang belajar dalam penyusunan neraca lajur. Terimakasih ☺ 






  
 

1.2.15

Kegiatan Akuntansi (Tahap - Tahap dalam Akuntansi)

1.2.15 Posted by Agnes Devita , 30 comments
Setelah mempelajari tentang dasar akuntansi, yaitu Persamaan Dasar Akuntansi, mari kita berlanjut ke bahasan yang selanjutnya; kegiatan akuntansi atau tahap tahap yang dilakukan dalam akuntansi.
Dalam akuntansi, terdapat 4 kegiatan. Apa saja itu ?

1. Pencatatan (Recording)
Apa yang perlu dicatat ?
Dalam tahap ini, transaksi keuangan perusahaan yang terjadi perlu dicatat dalam bukti transaksi. Contohnya : nota, kuitansi, cek dan lain-lain). Bukti transaksi tersebut dicatat ke dalam buku harian atau jurnal yang tersedia pada perusahaan dengan cermat dan kronologis.
Contoh: transaksi penjualan secara tunai dicatat ke dalam bukti transaksi yaitu nota.
  




 


2. Penggolongan (Classifying)
Apa yang perlu digolongkan ?
Dalam tahap ini, setelah transaksi yang terjadi dicatat dalam bukti transaksi, maka langkah selanjutnya menggolongkan transaksi tersebut ke dalam akun buku besar.

Contoh : transaksi penjualan secara tunai dicatat ke dalam jurnal penerimaan kas, dan digolonggakan ke akun buku besar kas.


3. Peringkasan (Summarizing)
Apa yang perlu diringkas?
Setelah melakukan tahap pencatatan dan penggolongan, maka selanjutnya melakukan tahap peringkasan. Yaitu, meringkas transaksi keuangan yang telah digolongkan dalam akun buku besar ke dalam neraca saldo, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, menutup buku besar, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik.

Contoh neraca saldo (Trial Balance)
Yang namanya neraca saldo itu yang bagaimana sih ?
Neraca saldo adalah kumpulan dari saldo-saldo yang ada pada setiap perkiraan di buku besar.



Contoh jurnal penyesuaian (Adjusting Journal)
Lalu yang dimaksud dengan jurnal penyesuaian ?
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat secara berkala pada akhir tahun atau akhir periode akuntansi. Dalam jurnal penyesuaian ini dilakukan kegiatan penyesuaian antara catatan dan kenyataan.




Contoh jurnal penutup (Closing Journal)
Apa yang dimaksud dengan jurnal penutup ?
Jurnal penutup adalah jurnal yang digunakan untuk menutup (membuat saldonya menjadi 0). Akun yang ditutup dalam jurnal ini adalah akun-akun nominal yaitu pendapatan dan beban. Jurnal penutup dibuat pada akhir periode




Contoh neraca saldo setelah penutupan 
dipergunakan untuk mengecek kembali pencatatan yang akan dilakukan pada periode berikutnya,

 
 Contoh jurnal pembalik (Reversing Journal) 
Apa itu jurnal pembalik ?
Jurnal pembalik ini adalah jurnal yang mempunyai fungsi untuk membalikkan jurnal penyesuaian dan untuk membuat saldonya jadi kembali seperti semula. Jurnal ini dibuat pada awal periode. Dan jurnal pembalik ini bersifat opsional atau tidak wajib dibuat seperti jurnal sebelumnya; jurnal penutup  





4. Pelaporan (Reporting)
Apa yang perlu laporkan ?
Setelah semua tahap dilakukan, maka yang harus dilakukan adalah pelaporan. Pelaporan yang dimaksud yaitu berupa laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan laba ditahan (PT), neraca, laporan perubahan modal/ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

Contoh laporan laba rugi (income statement)
Yang dinamakan laporan laba rugi adalah suatu laporan mengenai perhitungan hasil yang telah dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Laporan laba rugi ini, menggambarkan perubahan pendapatan dan beban selama periode tertentu. Dalam laporan laba rugi terdapat 5 unsur yaitu :
 1. Pendapatan Usaha 
 2. Beban Usaha
 3. Pendapatan di Luar Usaha
 4. Beban di Luar Usaha
 5. Laba/Rugi Bersih


Contoh laporan laba ditahan (retained earning)
Laporan laba ditahan sebenarnya sama dengan laporan perubahan modal, namun yang membedakan adalah dari jenis perusahaan. Jika laporan perubahan modal berlaku untuk perusahaan perseorangan, CV atau firma. Sedangkan laporan laba ditahan berlaku untuk perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

 
Contoh neraca
Neraca adalah suatu daftar yang disusun secara sistematis untuk menyajikan keadaan atau posisi keuangan pada suatu saat tertentu dengan cara menginformasikan keadaan Harta (aktiva), Utang (Pasiva), dan Modal (Ekuitas).



Contoh laporan perubahan modal/ekuitas (owner's capital statement)
Laporan perubahan modal/ekuitas adalah suatu laporan yang menyajikan informasi tentang perubahan modal perusahaan. Laporan perubahan modal ini berlaku jika perusahaan berbentuk perusahaan perseorangan, CV, atau Firma.


Contoh laporan arus kas (cash flow statement)
Laporan arus kas adalah laporan yang memberikan informasi mengenai perubahan kas, berupa penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode akuntansi. Laporan arus kas berguna bagi para pemakai laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, serta penggunaan kebutuhan arus kas perusahaan. 



Semoga dapat menambah ilmu kalian semua, semoga bermanfaat ☺☺