Writing is how I express what I see, what I do, what I read and what I feel.

30.12.15

Dream Catcher

30.12.15 Posted by Agnes Devita No comments
     Apapun yang datang, nanti akan ada saatnya untuk pergi. Semua di dunia ini bersifat sementara, entah harta, seseorang, benda berharga, waktu, bahkan tahun. Karena, sesuatu menjadi lebih berharga dan terasa sangat berarti ketika itu sudah tiada dan meninggalkan kita. Kalian merasa nggak sih kalau khususnya tahun ini berjalan begitu cepat? Kalau saya merasakannya, atau memang tahun tahun sebelumnya begitu ya. hehe. 

     Di tahun ini rasanya banyak sesuatu yang mengejutkan dari -Nya, tak henti hentinya mengalir dan menghantam untuk membuat diri saya lebih kuat dan kuat lagi. Saya tahu bahwa masih banyak yang jauh lebih kuat daripada saya dalam menghadapi ujian dan masalah hidup yang keras  ini.

     Tapi, untuk kali ini saya tidak akan membahas tentang masalah, cobaan atau hal hal yang menyedihkan. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa manusia tidak bisa terlepas dari masalah, Namun jangan khawatir karena kita punya Yang Maha Pelindung dan Yang Maha Penyayang, Tuhan Yang Maha Esa :)

    Hidup terasa lebih indah apabila kita sering bersyukur, dalam keadaan apapun. Bahagia karena diberi hadiah, sedih karena tertimpa musibah, kecewa karena ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, atau jengkel karena susah move on dari dia,.  Iya, memang SUSAH, sungguh susah. Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba, karena bersyukur itu wajib lho guys, meski sering terlupa, mulai dari sekarang yuk coba bersyukur. Bersyukur itu tanda terima kasih kita kepada Tuhan atas segala rezeki, hidup dan nikmat yang sudah diberikan kepada kita. 

     Kalau boleh tau, apa mimpi kalian? Sudah tercapaikah mimpi kalian di tahun ini?
Selamat ya jika mimpimu telah tercapai, semoga selalu bahagia dan tidak lupa bersyukur, terus kejarlah mimpi-mimpi yang lain ya.
Untuk yang belum tercapai seperti saya ini (hehe), ayo raih terus, semangat dan pantang menyerah untuk mendapatkan itu. Mungkin saat ini belum waktunya, tapi ketahuilah bahwa segala usaha yang telah dilakukan, tidak akan menemui kesia-siaan. Percayalah. Genggam mimpimu, bersungguh-sungguh, berdo'a kepada-Nya, dan suatu saat itu akan terjadi. PASTI. Dan satu hal, SABAR.

       Ya, sabar. Kata yang sering diucapkan di dalam hati namun terkadang meski sudah diniati, susah untuk dijalani. Wah, karena para pemimpi adalah seorang yang pantang menyerah, semua harus dijalani dengan sabar. Semua akan terjadi pada waktunya. Proses membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dan Tuhan tidak akan pernah mengingkari janji-Nya, menggenggam do'a kita yang nantinya akan dilepas pada waktu yang tepat. Karena sukses adalah untuk orang orang yang telah melewati berbagai rintangan, perjuangan dan air mata. 
       
       Satu per satu mimpi itu akan tercapai, dekat dan hanya sejarak 1 jengkal dengan dahi kita (Insp. 5cm). Jatuh bangun yang sudah sangat sering terjadi membuat seseorang menjadi lebih tangguh, dewasa dan bijaksana untuk menghadapi pertarungan hidup ini.

     Irilah kepada mereka yang sudah mencapai mimpinya, bukan maksud iri dan menjadi musuh ataupun tidak suka dengan mereka. Tapi, irilah untuk menjadi motivasi agar bagaimana bisa mimpi mimpi kalian (Red: termasuk saya) bisa tercapai. Belajar dengan sungguh sungguh, tetap rendah hati, dan baik meski orang nggak memperlakukan atau membalas kebaikan kita .

     Seperti saya, yang sekarang (belum) kuliah seperti teman-teman yang beruntung bisa masuk di perguruan tinggi dan swasta, tapi saya tetap bersyukur karena selepas mengemban (red: sekolah) di sebuah sekolah menengah kejuruan, saya melanjutkan hidup saya (hehe) dengan bekerja. Minimal saya tidak minta uang untuk jajan atau kebutuhan saya yang lain kepada orang tua, itu sudah membuat saya lega. Lebih lagi kalau nantinya saya bisa memberi mereka lebih dari jerih payah saya. Dan salah satu mimpi saya adalah membahagiakan keluarga, terutama bapak dan ibu, yang sudah mendidik saya selama ini dengan melanjutkan studi ke perguruan tinggi tanpa membebani mereka. Lantas mimpi tak terhenti, namun harus berusaha lebih keras lagi, dan do'a terus menerus tanpa henti.

       Kalau kata guru saya, "Mintalah yang terbaik pada-Nya." Karena ketika manusia berharap dan berdo'a kepada-Nya, Dia tidak akan mengecewakan kita. Ketika harapan kita tidak terjadi, maka Alloh swt akan memberikan yang terbaik untuk kita.

Pic From: aaigharzahra.files.wordpress.com


       Jangan berhenti untuk bermimpi dan berusaha ya guys. Jatuh bangun itu biasa, kebahagiaan sudah menunggu kita disana :)

        Ayo, kalian punya cerita apa nih tentang mimpi kalian? bisa share disini. Barangkali bisa jadi motivasi dan semangat untuk yang lain.


PS: Anyway, karena dua hari lagi sudah menginjak tahun baru 2016, ayo kita sama sama meraih mimpi untuk masa depan yang lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain. Jadi saya mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU sekarang saja :D

        

19.2.15

The differences of cost and expense (Biaya dan Beban)

19.2.15 Posted by Agnes Devita , 2 comments

Terkadang banyak yang menyebut dua akun ini adalah akun yang sejenis, maksudnya beban = biaya, dan begitu juga sebaliknya. Namun ternyata tidak. Beban dan biaya mempunyai perbedaan, selain perbedaan dari penulisan kata, ternyata beban dan biaya mempunyai perbedaan masing masing meskipun dalam kamus bahasa inggris arti cost dan expense itu sama dengan biaya. Untuk lebih jelasnya saya gambarkan pada tabel berikut ini:


THE DIFFERENCES OF COST AND EXPENSE 
  ditinjau dari 
 cost (biaya)  
 EXPENSE(beban)  


 Pengertian
 Biaya merupakan pengorbanan 
ekonomis yang dikeluarkan 
demi aktiva atau pengorbanan demi 
suatu manfaat tertentu.
Biaya sendiri dikategorikan 
dalam aktiva 
Beban merupakan penurunan 
manfaat ekonomi yaitu berbentuk 
kas keluar atau aktiva berkurang. 
Beban dikategorikan sebagai 
pengeluaran/kewajiban.

 Posisi di 
Laporan 
 Keuangan
 Terletak di neraca
(biasanya berupa biaya yang 
belum terpakai dan dianggap 
mampu memberi manfaat 
sehingga dianggap aktiva)

Contoh: Sewa dibayar di muka
 Terletak di laporan laba rugi
(pengeluaran yang sudah terpakai 
dan dianggap tidak memberi 
manfaat di masa yang 
akan datang)

Contoh : Beban Sewa
 Jumlah 
yang 
dikeluarkan
Jumlah yang dikeluarkan 
dalam rupiah relatif besar 
Jumlah yang dikeluarkan 
dalam rupiah relatif kecil
 Periode 
Akuntansi
 Lebih dari satu tahun
Termasuk dalam akun 
Capital Expenditure 
(Pengeluaran Modal)
Kurang dari satu tahun
Termasuk dalam akun 
Revenue Expenditure
(Pengeluaran Pendapatan)


CONTOH KASUS
 Pada tanggal 1 Oktober 2012 Ny. Linda membayar uang sewa tempat salon "beauty salon" sebesar Rp 3.000.000 untuk satu tahun.

 Berdasarkan contoh kasus di atas, maka bisa dinyatakan bahwa :
  • Pengeluaran pada tanggal 1 Oktober 2012 sebesar Rp 3.000.000 termasuk pengeluaran , diperlakukan sebagai biaya.
    Alasan : karena pengeluaran tersebut dipergunakan untuk mendapatkan suatu manfaat (aktiva), yang berupa hak untuk menggunakan tempat tersebut selama 1 tahun 
Akun yang dibuat pada tanggal 1 Oktober 2012
     Sewa dibayar di muka              Rp 3.000.000
                  Kas                                       Rp 3.000.000

  • Beberapa bulan berjalan, maka sebagaian masa pakai tempat tersebut berkurang dan setiap pengurangan masa pakai gudang diperlakukan/diakui sebagai beban. Sehingga pada tanggal 31 Desember 2012 setelah 3 bulan berjalan, dihitung dari bulan oktober sampai desember, diperlakukan sebagai beban sebesar Rp 750.000
Akun yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2012
     Beban sewa                                Rp 750.000
                  Sewa dibayar di muka               Rp 750.000


Semoga bermanfaat dan bisa memahami tentang perbedaan antara biaya dan beban ☺

sumber : dari berbagai artikel tentang bahasan yang terkait, di google

14.2.15

Seputar Neraca Lajur (Worksheet)

14.2.15 Posted by Agnes Devita , 5 comments
Dilihat dari judulnya saja sudah berat banget gitu ya, "Neraca Lajur". Pada post kali ini, saya akan membahas mengenai "Neraca Lajur"

Neraca lajur itu apa ?
Lalu, tujuan pembuatan neraca lajur pada akuntansi untuk apa ?

Bagaimana langkah - langkah untuk membuat neraca lajur ?

Alright, langsung saja
 
Yang dimaksud dengan neraca lajur adalah, sebuah kertas kerja yang mempunyai beberapa kolom/ berlajur lajur (10 sampai 12 kolom)


Format Neraca Lajur

Tujuan pembuatan neraca lajur 
  1. Memudahkan penyusunan laporan keuangan
  2. Menggolongkan dan meringkas informasi-informasi dari neraca saldo dan semua data, penyesuaian yang akan disiapkan  untuk keperluan penyusunan laporan keuangan yang formal
  3. memudahkan untuk menemukan kesalahan yang mungkin dilakukan dalam membuat jurnal penyesuaian

Langkah langkah penyusunan neraca lajur 
Diharapkan teman teman fokus dengan tahap tahap yang ada


1. Tahap Persiapan  
Yang perlu dipersiapkan pertama tama dalam pembuatan neraca lajur adalah tiada lain tiada bukan adalah lembar kertas/ neraca lajur yang telah diberi berbagai kolom (dari kolom nomor akun sampai neraca)
Yang kedua, Neraca saldo yang seimbang (balance)
Yang ketiga, data penyesuaian

2. Pemberian Judul
Susunannya:
Nama Perusahaan
Jurnal Penyesuaian
Tanggal penyusunan neraca lajur (dd-mm-yy)

3. Isi kolom nomor akun dan nama akun sesuai dengan buku besar yang ada

4. Pengisian Kolom Neraca Saldo
Isi nominal pada kolom neraca saldo berdasarkan saldo akun buku besar (jumlah antara debet dan kredit harus sama)
Kalau tidak sama silahkan di cek kembali dengan kepala dingin ya xD

Note: Apabila pada saat mengerjakan soal sudah tersedia neraca saldo, maka pada saat pembuatan neraca lajur, yang dicantumkan/diisi adalah neraca saldo pada soal.



5. Isi kolom jurnal penyesuaian berdasarkan data penyesuaian yang telah disusun sebelumnya (jumlah antara debet dan kredit harus sama)

6. Pengisian Kolom Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (NSSP)
1. Jika kolom neraca saldo terisi dan kolom penyesuaian tidak    terisi, maka angka NSSP berasal dari angka kolom neraca saldo.

2. Jika kolom neraca saldo tidak terisi dan kolom penyesuaian terisi, maka angka NSSP berasal dari angka kolom jurnal penyesuaian.


3. Jika kolom neraca saldo terisi dan kolom penyesuaian terisi maka :
    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal penyesuaian di kolom debet, maka angka pada NSSP merupakan penjumlahan dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom debet.


    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom debet dan nominal penyesuaian di kolom kredit, maka angka pada NSSP merupakan selisih dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom debet.
 
    • Jika nominal pada neraca saldo di kolom kredit dan nominal di penyesuaian di kolom kredit, maka nominal pada NSSP merupakan penjumlahan dari nominal tersebut, dan diletakkan di kolom kredit.

    •  Jika nominal neraca saldo di kolom kredit dan nominal pada penyesuaian di kolom debet, maka nominal NSSP merupakan selisih dari nominal tersebut dan diletakkan di kolom kredit

7. Pengisian Kolom Laba Rugi
Pindahkan akun nominal (pendapatan dan beban) pada NSSP ke kolom laba rugi 

8. Pengisian Kolom Neraca
Pindahkan akun riil (harta, utang, modal (termasuk akun prive dan akumulasi penyusutan)) pada NSSP ke kolom neraca

9. Memindahkan Nominal NSSP ke Kolom Laba Rugi dan Neraca
   Laba Rugi
Jumlahkan kolom laba rugi, lalu tulis selisih pada jumlah yang lebih kecil sehingga nanti antara jumlah debet dan kredit sama, dengan ketentuan :
    • Jika debet lebih besar dari kredit, maka selisih tersebut adalah rugi bersih dan diletakkan di kolom kredit 
    • Jika debet lebih kecil dari kredit, maka selisih tersebut adalah laba bersih, dan diletakkan di kolom debet
   Neraca
Jumlahkan kolom neraca, lalu tulis selisih pada jumlah yang lebih kecil sehingga nanti antara jumlah debet dan kredit sama.besar selisih antara debet dan kredit pada kolom neraca harus sama dengan jumlah selisih debet dan kredit pada kolom laba rugi



silahkan zoom out


 Semoga bermanfaat kalian yang sedang belajar dalam penyusunan neraca lajur. Terimakasih ☺ 






  
 

1.2.15

Kegiatan Akuntansi (Tahap - Tahap dalam Akuntansi)

1.2.15 Posted by Agnes Devita , 29 comments
Setelah mempelajari tentang dasar akuntansi, yaitu Persamaan Dasar Akuntansi, mari kita berlanjut ke bahasan yang selanjutnya; kegiatan akuntansi atau tahap tahap yang dilakukan dalam akuntansi.
Dalam akuntansi, terdapat 4 kegiatan. Apa saja itu ?

1. Pencatatan (Recording)
Apa yang perlu dicatat ?
Dalam tahap ini, transaksi keuangan perusahaan yang terjadi perlu dicatat dalam bukti transaksi. Contohnya : nota, kuitansi, cek dan lain-lain). Bukti transaksi tersebut dicatat ke dalam buku harian atau jurnal yang tersedia pada perusahaan dengan cermat dan kronologis.
Contoh: transaksi penjualan secara tunai dicatat ke dalam bukti transaksi yaitu nota.
  




 


2. Penggolongan (Classifying)
Apa yang perlu digolongkan ?
Dalam tahap ini, setelah transaksi yang terjadi dicatat dalam bukti transaksi, maka langkah selanjutnya menggolongkan transaksi tersebut ke dalam akun buku besar.

Contoh : transaksi penjualan secara tunai dicatat ke dalam jurnal penerimaan kas, dan digolonggakan ke akun buku besar kas.


3. Peringkasan (Summarizing)
Apa yang perlu diringkas?
Setelah melakukan tahap pencatatan dan penggolongan, maka selanjutnya melakukan tahap peringkasan. Yaitu, meringkas transaksi keuangan yang telah digolongkan dalam akun buku besar ke dalam neraca saldo, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, menutup buku besar, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik.

Contoh neraca saldo (Trial Balance)
Yang namanya neraca saldo itu yang bagaimana sih ?
Neraca saldo adalah kumpulan dari saldo-saldo yang ada pada setiap perkiraan di buku besar.



Contoh jurnal penyesuaian (Adjusting Journal)
Lalu yang dimaksud dengan jurnal penyesuaian ?
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat secara berkala pada akhir tahun atau akhir periode akuntansi. Dalam jurnal penyesuaian ini dilakukan kegiatan penyesuaian antara catatan dan kenyataan.




Contoh jurnal penutup (Closing Journal)
Apa yang dimaksud dengan jurnal penutup ?
Jurnal penutup adalah jurnal yang digunakan untuk menutup (membuat saldonya menjadi 0). Akun yang ditutup dalam jurnal ini adalah akun-akun nominal yaitu pendapatan dan beban. Jurnal penutup dibuat pada akhir periode




Contoh neraca saldo setelah penutupan 
dipergunakan untuk mengecek kembali pencatatan yang akan dilakukan pada periode berikutnya,

 
 Contoh jurnal pembalik (Reversing Journal) 
Apa itu jurnal pembalik ?
Jurnal pembalik ini adalah jurnal yang mempunyai fungsi untuk membalikkan jurnal penyesuaian dan untuk membuat saldonya jadi kembali seperti semula. Jurnal ini dibuat pada awal periode. Dan jurnal pembalik ini bersifat opsional atau tidak wajib dibuat seperti jurnal sebelumnya; jurnal penutup  





4. Pelaporan (Reporting)
Apa yang perlu laporkan ?
Setelah semua tahap dilakukan, maka yang harus dilakukan adalah pelaporan. Pelaporan yang dimaksud yaitu berupa laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan laba ditahan (PT), neraca, laporan perubahan modal/ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

Contoh laporan laba rugi (income statement)
Yang dinamakan laporan laba rugi adalah suatu laporan mengenai perhitungan hasil yang telah dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Laporan laba rugi ini, menggambarkan perubahan pendapatan dan beban selama periode tertentu. Dalam laporan laba rugi terdapat 5 unsur yaitu :
 1. Pendapatan Usaha 
 2. Beban Usaha
 3. Pendapatan di Luar Usaha
 4. Beban di Luar Usaha
 5. Laba/Rugi Bersih


Contoh laporan laba ditahan (retained earning)
Laporan laba ditahan sebenarnya sama dengan laporan perubahan modal, namun yang membedakan adalah dari jenis perusahaan. Jika laporan perubahan modal berlaku untuk perusahaan perseorangan, CV atau firma. Sedangkan laporan laba ditahan berlaku untuk perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

 
Contoh neraca
Neraca adalah suatu daftar yang disusun secara sistematis untuk menyajikan keadaan atau posisi keuangan pada suatu saat tertentu dengan cara menginformasikan keadaan Harta (aktiva), Utang (Pasiva), dan Modal (Ekuitas).



Contoh laporan perubahan modal/ekuitas (owner's capital statement)
Laporan perubahan modal/ekuitas adalah suatu laporan yang menyajikan informasi tentang perubahan modal perusahaan. Laporan perubahan modal ini berlaku jika perusahaan berbentuk perusahaan perseorangan, CV, atau Firma.


Contoh laporan arus kas (cash flow statement)
Laporan arus kas adalah laporan yang memberikan informasi mengenai perubahan kas, berupa penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode akuntansi. Laporan arus kas berguna bagi para pemakai laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, serta penggunaan kebutuhan arus kas perusahaan. 



Semoga dapat menambah ilmu kalian semua, semoga bermanfaat ☺☺
 
 

27.1.15

Soal Persamaan Dasar Akuntansi (Lanjutan)

27.1.15 Posted by Agnes Devita , 33 comments
Disini saya akan melanjutkan dari post sebelumnya ya, yaitu contoh soal dari persamaan dasar akuntansi.

Pada tanggal 2 November 2014, Ny. Linda memutuskan untuk mendirikan usaha Beauty Salon.
Ny. Linda belum terdaftar sebagai WaPa (Wajib Pajak) dan PKP (Pengusaha Kena Pajak). Transaksi terjadi selama bulan November 2014 adalah sebagai berikut : 


Diminta :
Susunlah Persamaan Dasar Akuntansi dengan membuka akun :
Kas, Piutang Dagang, Sewa dibayar di muka, Perlengkapan, Peralatan, Akumulasi Penyusutan Peralatan, Utang Dagang, Modal Ny. Linda.

Pembahasan dari transaksi diatas : 
2 November 2014
Ny. Linda menginvestasikan uangnya ke usahanya sebesar Rp 50.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu, Akun kas bertambah Rp 50.000.000, akun modal pula bertambah Rp 50.000.000
4 November2014
Dibayar sewa kantor selama 2 tahun sebesar Rp 25.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu,
Akun kas berkurang Rp 25.000.000, akun sewa dibayar di muka bertambah Rp 25.000.000
kas berkurang karena digunakan untuk membayar sewa, dan sewanya bertambah.
5 November 2014
Dibeli peralatan Rp 21.000.000; Dibayar Rp 10.000.000 sisanya dibayar  sebulan kemudian.
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu,
Akun kas berkurang Rp 10.000.000 karena hanya membayar sebesar itu. Lalu akun peralatan bertambah Rp 21.000.000. Kemudian, utang dagang bertambah Rp 11.000.000, karena hanya membayar sebagian dari jumlah sebenarnya.
 8 November 2014
Dibeli perlengkapan Rp 3.250.000; Dibayar Rp 1.000.000 sisanya dibayar  dua minggu lagi.
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu,
Akun kas berkurang Rp 1.000.000, akun perlengkapan bertambah Rp 3.250.000, dan Akun utang dagang bertambah Rp 2.250.000 karena telah dikurangi Rp 1.000.000 yang dibayar tunai. 
10 November 2014
   Jumlah pendapatan sampai hari ini yang diterima tunai Rp 3.500.000; sedangkan yang masih berupa 
   tagihan Rp 2.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas bertambah Rp 3.500.000 (segala yang berbentuk tunai, akan masuk pada akun kas), akun piutang dagang bertambah Rp 2.000.000, kemudian akun pendapatan bertambah Rp 5.500.000
12 November 2014
Dibayar utang atas pembelian peralatan pada tanggal 5 November yang  lalu sebesar Rp 3.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 3.000.000, akun utang dagang juga berkurang  Rp 3.000.000
15 November 2014
Diterima tagihan dari debitur sebesar Rp 1.500.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu,
Akun kas bertambah Rp 1.500.000, dan akun piutang dagang berkurang Rp 1.500.000 
17 November 2014
Dibayar utang atas pembelian perlengkapan pada tanggal 8 November  yang lalu sebesar Rp 1.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 1.000.000, dan akun utang dagang berkurang Rp 1.000.000 
20 November 2014
Ny. Linda mengambil untuk keperluan pribadi sebesar Rp 2.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 2.000.000, begitu pula dengan akun modal Ny. Linda berkurang Rp 2.000.000 
 22 November 2014
Dibayar iklan di harian Kompas Rp 350.000, untuk terbit minggu ini.
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 350.000, akun  Modal Ny. Linda berkurang pula Rp 350.000
25 November 2014
   Jumlah pendapatan sejak tanggal 11 November sampai hari ini diterima tunai Rp 8.250.000; sedangkan 
   masih berupa tagihan Rp 2.000.000.
    Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas bertambah Rp 8.250.000, kemudian akun piutang dagang bertambah Rp 2.000.000, dan akun pendapatan bertambah Rp 10.250.000
26 November 2014
Dibayar gaji karyawan Rp 3.000.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 3.000.000, dan akun modal berkurang Rp 3.000.000
28 November 2014
Dibayar utang atas pembelian peralatan tanggal 5 November yang lalu  sebesar Rp 2.500.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas berkurang Rp 2.500.000, dan akun utang berkurang Rp 2.500.000
29 November 2014
Jumlah pendapatan tunai dari tanggal 26 November sampai hari ini  sebesar Rp 5.250.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun kas bertambah Rp 5.250.000, dan akun pendapatan bertambah Rp 5.250.000
30 November 2014
 a. Perlengkapan yang masih ada di gudang Rp 1.500.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun perlengkapan berkurang Rp 1.750.000 (karena yang diinginkan adalah sisa di gudang Rp 1.500.000, oleh karena itu nominalnya diisi dengan selisih saldo perlengkapan dikurangi Rp 1.500.000, agar pada akhir periode Perlengkapan yang masih ada Rp 1.500.000), dan akun modal Ny. Linda berkurang Rp 1.750.000 
 b. Penyusutan peralatan untuk bulan ini ditetapkan Rp 300.000
Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
Akun akumulasi penyusutan peralatan berkurang Rp 300.000, dan akun modal Ny. Linda berkurang Rp 300.000 
 c. Beban sewa untuk bulan ini sebesar Rp 1.500.000
 Pengaruh yang terjadi atas transaksi ini yaitu
 Akun sewa dibayar di muka berkurang Rp 1.500.000, dan akun modal Ny Linda berkurang Rp 1.500.000
 
Sehingga didapat Persamaan Dasar Akuntansi sebagai berikut :





Jika kurang jelas, silahkan di zoom

Semoga soal ini dapat membantu kalian yang masih belum jelas tentang persamaan dasar akuntansi ☺☺